Waspadai Bahaya Adegan Merokok Dalam Film Hollywood

1.616

Sering melihat adegan dimana aktor hollywood merokok dalam film tersebut? Waspadai bahaya adegan merokok tersebut terhadap anak anda!

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa penggunaan produk tembakau seperti rokok atau cerutu semakin sering muncul di film tersukses Hollywood. Kenaikan ini membuat para aktivis anti rokok khawatir akan bahaya adegan merokok dalam film layar lebar.

Dikhawatirkan usaha untuk mengurangi eksposur rokok kepada anak kecil atau remaja menjadi sia – sia akibat tren terbaru ini.

“Jika kerja keras yang kita lihat terjadi pada tahun 2005 hingga 2010 masih berlanjut, maka semua film dengan rating dibawah dewasa akan bebas dari penggunaan rokok pada tahun 2015 kemarin.” Ujar Stanton Giantz, PhD.

Stanton merupakan professor diilmu obat – obatan dan direktur dari Pusat Pendidikan dan Penelitian Pengendalian Tembakau di University of California San Fransisco.

Studi yang dilaksanakan pada bulan Juli ini menemukan bahwa jumlah film papan atas hollywood yang mengandung adegan seseorang merokok didalamnya meningkat sebanyak 72 persen dari tahun 2010 ke tahun 2016.

Sedangkan untuk film yang memiliki rating untuk remaja berusia 13 tahun keatas, penggunaan rokok dalam film hollywood meningkat sebanyak 43 persen.

Bahaya Adegan Merokok Dalam Film Clem Onojeghuo
Foto oleh Clem Onojeghuo

Apa yang dimaksud dengan tobacco incident / insiden tembakau?

Insiden tembakau diartikan sebagai penggunaan produk olahan tembakau oleh aktor dalam sebuah film. Produk olahan yang dimaksud adalah rokok, cerutu, hookah, dan rokok elektronik.

Walaupun jumlah adegan penggunaan tembakau meningkat, jumlah film yang menayangkan adegan tersebut justru menurun. Kesimpulannya dalam suatu film terdapat banyak adegan dimana aktornya menggunakan produk olahan tembakau.

Pada tahun 2016, sebanyak 41 persen film terlari Hollywoon memiliki adegan penggunaan tembakau didalamnya, turun dari angka 45 persen pada tahun 2010.

Sedangkan untuk film remaja, penggunaan tembakau pada tahun 2016 hanya berjumlah 26 persen, turun 5 persen dari angka pada tahun 2010 yaitu 31 persen.

Studi yang dilaksanakan atas kerjasama antara University of California San Fransisco (UCSF), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dan Breathe California of Sacramento-Emigrant Trails adalah sumber dari data yang ditunjukkan sebelumnya.

Apa bahaya adegan merokok dalam film ?

Bahaya Adegan Merokok Dalam Film Leah Kelley
Foto oleh Anna Paula Lima

Sama seperti adegan kekerasan, adegan merokok di film dengan rating remaja dikhawatirkan mempengaruhi pola pikir anak – anak dan remaja.

“Sangat mengkhawatirkan dikarenakan pada tahun 2012, sebuah laporan menyimpulkan bahwa adegan merokok dilayar kaca memicu keinginan anak – anak untuk mulai merokok.” Ujar Stanton Giantz kepada media Healthline.

Semakin sering seorang anak melihat penggunaan tembakau dilayar kaca, semakin besar kemungkinan untuk anak tersebut memulai untuk mencoba merokok.

Menurut National Cancer Institute (NCI), para remaja yang terpapar kepada adegan merokok di film – film hollywood akan dua tiga kali lebih beresiko menjadi pecandu rokok dibandingkan dengan para remaja yang jarang menonton adegan merokok dalam film.

“Meningkatnya jumlah adegan yang memaparkan remaja terhadap penggunaan tembakau berarti semakin banyak anak remaja yang akan mencoba untuk merokok dan meninggal akibat penyakit yang ditimbulkan akibat rokok,” tambah Stanton.

Tembakau sendiri merupakan salah satu penyebab utama dari kanker paru – paru, kanker mulut, emfisema, dan penyakit pernafasan lainnya.

NCI juga mengutip sebuah studi yang menunjukkan bahwa penggunaan rokok di film layar lebar mempengaruhi persepsi orang terhadap merokok.

Contohnya, jika salah satu aktor ditampilkan sedang merokok, dan efek samping dari merokok tidak muncul dalam film, maka penonton mungkin akan menjadi pro-rokok dan menghiraukan dampak negatif dari merokok.

Apa yang menyebabkan peningkatan adegan merokok dalam film layar lebar?

Bahaya Adegan Merokok Dalam Film Leah Kelley
Foto oleh Leah Kelley

 

Para peneliti menulis bahwa pada awal tahun 2001, petugas kesehatan publik mulai khawatir terhadap penggunaan tembakau dalam film layar lebar. Oleh sebab itu dilaksanakan sebuah program yang menyebabkan menurunnya ‘insiden tembakau’ pada film remaja dan anak – anak pada tahun 2005 hingga 2010.

Jadi apa yang terjadi belakangan ini?

Beberapa ahli kesehatan menyalahkan pihak studio produksi yang kerap memproduksi film remaja yang mengandung adegan merokok didalamnya.

Stanton mengatakan bahwa banyak studio film yang memiliki kebijakan untuk mengurangi adegan merokok difilm yang akan mereka produksi, namun kebijakan tersebut memiliki banyak “celah”.

Contohnya, Paramount Pictures “melarang” penggunaan tembakau pada film remaja, namun disaat yang bersamaan mengizinkan “adegan yang sesuai dengan visi sutradaranya”.

Universal Picture meyakini bahwa penggunaan rokok dalam film remaja harus dilarang, namun membolehkannya jika “terdapat alasan yang cukup untuk melakukan adegan tersebut.”

Memodernisasi rating film terhadap adegan merokok dalam film tersebut

Di Amerika Serikat sendiri, penggunaan rokok sudah diberikan kriteria sendiri untuk menentukan rating sebuah film.

Bagaimanapun, kriteria ini hampir tidak digunakan sama sekali pada 89 persen film terlari Hollywood yang banyak ditonton anak – anak remaja. Data ini didapat dari laporan pusat pengendalian dan pendidikan tembakau University of California San Fransisco pada tahun 2015.

Para ahli kesehatan pun sedang mencari cara terbaik dan paling konsisten untuk mengatasi masalah ini.

“Studio film harus mulai memikirkan sistem pemberian rating yang sesuai dengan fakta saintifik seputar tembakau,” ujar Stanton, “Rating dewasa diperlukan jika terdapat adegan penggunaan rokok, yang mana masih menjamur di film – film remaja.”

Pada studi tahun 2012 yang dilansir jurnal Pediatrics memperkirakan dengan menerapkan kebijakan diatas, maka jumlah remaja yang menjadi perokok akan berkurang menjadi 18 persen.

Angka tersebut cukup untuk menyelamatkan nyawa jutaan anak muda dari penyakit yang timbul akibat merokok.

Beberapa ahli merokok juga menyarankan para studio film untuk menayangkan pesan anti rokok diawal film untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari adegan merokok dalam film.

“Tidak ada salahnya untuk menerapkan sistem rating dan pesan tersebut,” ujar Stanton. “Tidak ada kebijakan pemerintah yang lebih sedikit memakan biaya dan lebih efektif daripada kedua hal tersebut.”

You might also like More from author

Comments