Mengapa Pria Mampu Berlari Lebih Cepat Dibanding Wanita ?

1.295

Pernahkah anda bertanya tanya mengapa pria mampu berlari lebih cepat dibanding wanita ?

Olahraga lari adalah olahraga yang bisa dinikmati baik oleh pria dan wanita. Lari pun ada berbagai macam jenisnya, mulai dari 5K hingga marathon, mau mewakili tim local atau timnas. Namun dimanapun perlombaan dilangsungkan, sudah pemandangan biasa jika pelari pria mencatatkan waktu lebih baik daripada pelari wanita.

Mengapa Pria Mampu Berlari Lebih Cepat Dibanding Wanita
October 1988, Seoul, South Korea — Pelari nasional Amerika Serikat Florence “Flo-Jo” Griffith Joyner dengan keempat medali olimpiadenya, Flo-Jo merupakan pemegang rekor waktu tercepat untuk pelari wanita — Image by © Durand; Giansanti; Perrin/Sygma/Corbis

 

Jika kedua pelari baik wanita dan pria melakukan latihan yang sama kerasnya, kenapa pelari pria, pada rata – rata tetap lebih cepat disbanding pelari wanita? Bahkan pelari sprint pria tercepat didunia lebih unggul satu detik dibanding pelari wanita tercepat?

Usain Bolt mampu menaklukkan lintasan sejauh 100 meter dalam 9,58 detik dibandingkan dengan almarhumah Florence Griffith Joyner yang menaklukannya dalam waktu 10.49 detik.

Untuk menjawab tentang fenomena gender ini, para dokter dan ilmuwan percaya bahwa ukuran dan bentuk tubuh serta hormone sangat memegang peranan penting.

Pengaruh Hormon yang menyebabkan pria mampu berlari lebih cepat dibanding wanita.

Sebelum anak laki – laki dan perempuan mengalami pubertas, tubuh mereka sebenarnya sangat mirip. Namun ketika mencapai pubertas, anak laki – laki mengalami kenaikan pesat dalam jumlah hormone testosterone mereka. Ketika dewasa, laki – laki bisa memiliki 20 kali lipat jumlah testosterone dari wanita pada umumnya, menurut HealthLine.

Testoresterone berperan dalam beberapa hal, termasuk memberitahu tubuh untuk membuat sel darah baru, menjaga agar tulang dan otot tetap kuat serta mempercepat pertumbuhan fisik, menurut Society of Endocrinology.

“Dikarenakan wanita pada umumnya memproduksi testosterone dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan pria, maka wanita kalah jauh dalam pembentukan otot dalam tubuh.” Ujar Dr. Emily Kraus, salah satu terapis fisik di Stanford Healthcare California. “Pria pada umumnya memiliki jumlah otot yang jauh lebih besar.”

Otot membentuk sekitar 80 persen dari kaki seorang pria pada umumnya. Sedangkan wanita hanya memiliki sekitar 60% otot dari keseluruhan kakinya. Kraus berkata, bahwa keuntungan otot sebanyak 20% tersebut membantu pria berlari lebih cepat. Otot pria juga lebih fleksibel dibandingkan otot wanita, sehingga membantu mereka saat melakukan sprint.

Kraus menambahkan, wanita memiliki estrogen lebih banyak dibanding pria, yang membuat wanita lebih banyak memiliki lemak dibanding pria. “Jumlah lemak tersebut memberi pengaruh cukup signifikan pada performa para pelari wanita dibandingkan pelari pria.”

Ukuran tubuh juga menentukan mengapa pria mampu berlari lebih cepat dibanding wanita.

Mengapa Pria Mampu Berlari Lebih Cepat Dibanding Wanita WomensRunning
Foto Sumber : WomensRunning.com

Ukuran tubuh sendiri menjadi faktor lainnya. Wanita, pada umumnya, memiliki paru – paru yang lebih kecil dibandingkan pria, sehingga kemampuan wanita untuk memasukkan oksigen kedalam paru – paru saat bernafas lebih kecil.

Jumlah oksigen maksimal yang bisa ditampung dalam paru – paru seorang wanita berkisar diantara 33 mililiter oksigen per kilogram berat badan per menit (ml/kg/min), sedangkan pria berumur 20 tahun mampu menampung hingga 42 ml/kg/min, menurut studi yang terlansir di jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise.

Sedangkan atlit lari kelas dunia mampu menampung oksigen lebih banyak lagi. Dr. Kraus mengatakan “Diakibatkan jumlah kapasitas oksigen yang bisa ditampung lebih kecil, maka otot wanita mendapatkan suplai oksigen lebih sedikit.”

Selain kapasitas paru – paru, jantung wanita juga lebih kecil dibanding pria, sehingga pria lebih banyak memiliki darah dengan kandungan oksigen terpompa dalam tubuh mereka dalam sekali detak jantung dibandingkan dengan wanita.

“Disatu sisi jantung wanita berdetak lebih cepat dibanding pria, namun itu saja tidak cukup untuk menandingi jumlah darah yang dipompa oleh jantung pria.” Dr. Kraus melanjutkan “Setiap kali jantung memompa darah, jumlahnya [wanita] lebih sedikit dibanding pria.”

Selain itu juga, hemoglobin (protein dalam sel darah merah) yang berfungsi untuk membawa oksigen ke jaringan – jaringan yang membentuk otot seseorang berjumlah lebih sedikit pada wanita dibanding pria.

Keterkaitan Biomekanik untuk menjawab mengapa pria mampu berlari lebih cepat dibanding wanita.

Mengapa Pria Mampu Berlari Lebih Cepat Dibanding Wanita Keywordsuggest
Foto Sumber : KeywordSuggest.com

Sejauh biomekanik masuk ke dalam perbincangan, pria pada umumnya memiliki kaki yang lebih panjang disbanding wanita, sehingga pria lebih banyak memiliki ruang untuk diisi dengan otot dan langkah mereka rata – rata lebih jauh, ujar Dr. Miho Tanaka, asisten professor dan direktur program Women’s Sports Medicine dari universitas Johns Hopkins.

Ditambah lagi, wanita memiliki ukuran pinggul yang lebih lebar, sehingga kuda – kuda mereka saat berlari tidak seefisien milik pria.

“Otot dapat bekerja lebih efisien ketika ditempatkan dalam satu garis lurus.” Ujar Dr. Tanaka. “ Jika pinggul anda kecil seperti pria maka otot quadriceps anda langsung terhubung dengan pinggul anda. Sehingga otot anda bereaksi sesuai dengan arah anda berlari.”

“Sedangkan jika pinggul anda lebar, otot harus berputar terlebih dahulu untuk menyesuaikan posisi saat berlari. Sehingga kecepatan berlari anda akan berkurang drastic.”

Pernyataan diatas bukan berarti wanita dengan pinggul yang lebar tidak bias berlari, namun kondisi pinggul seseorang merupakan salah satu dari banyak faktor yang bisa menjelaskan mengapa pria mampu berlari lebih cepat dibanding wanita.

Jadi alasan mengapa pria mampu berlari lebih cepat dibanding wanita adalah :

Jadi kesimpulannya, diakibatkan ukuran paru – paru  dan jantung yang dimiliki wanita memiliki kapasistas lebih kecil untuk menghirup oksigen yang masuk dan lebih sedikit memompa darah yang kaya akan oksigen keseluruh tubuh. Hal ini membuat berkurangnya jumlah hemoglobin yang membawa oksigen ke dalam jaringan otot yang ada di kaki.

Selebihnya, panjang kaki pria yang lebih unggul dibanding wanita membuat pria lebih banyak memiliki otot dikakinya serta ukuran pinggul pria yang lebih kecil membuat pergerakan otot pria saat berlari lebih efisien dibanding wanita.

“Namun perlu diingat, bahwa ada beberapa wanita yang mampu berlari lebih cepat atau bahkan bersaing dengan atlit pria merupakan pencapaian yang luar biasa. Mengingat dari segi biologis saja banyakynya keunggulan yang dimiliki pria dibanding wanita.” Ujar Dr. Krauss

You might also like More from author

Comments