Menggosok Gigi Setelah Makan Justru Merusak Gigi!

1.152

Jangan Menggosok Gigi Setelah Makan Makanan Manis!

menggosok gigi setelah makan jangan pxabay
Sumber Foto : Pixabay

Apakah kawan diary sehat termasuk penggemar makanan – makanan manis? Apakah kamu merasa tidak afdhol jika tidak menyicipi makanan manis setelah makan? Apakah kamu sudah menganggap permen dan coklat sebagai salah satu sahabat terbaikmu?

Jika kamu merasa cocok dengan deskripsi diatas, ada baiknya kamu meluangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan kesehatan gigi kamu. Walau memang di dunia ini tidak ada yang lebih nikmat ketika menancapkan gigi kamu ke brownies coklat yang lembut atau menggigit lolipop favorit kamu.

Ada pepatah jawa kuno yang berbunyi seperti ini : “ Menggali kubur dengan gigi kamu sendiri “. Kesukaanmu terhadap jajanan manis bisa menjadi mimpi buruk gigi dan gusi kamu dimasa depan.

Sering mengonsumsi makanan – makanan manis bisa membuat gigimu yang kuat dan putih berubah menjadi sesuatu yang menyeramkan. Gigimu akan mengalami perubahan lama, menempel satu sama lain, muncul karang gigi atau bahkan berlubang.

Khawatir bukan? Oke nggak apa – apa, masih ada yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan gigimu agar tetap kuat dan putih hingga beberapa tahun kedepan.

Gula dan Kerusakan Gigi, Duo Ikonis Yang Menghantui Jutaan Pecinta Makanan Manis

Ketika kamu sedang kalap makan makanan manis, tidak ada yang lebih nikmat dari sepotong cheesecake, sebatang coklat yang mudah ditemukan disupermarket, atau segenggam permen kacang dibalut coklat.

Seringkali terlintas dipikiran kita untuk menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan manis dalam jumlah yang cukup besar. Namun berhati – hatilah, menggosok gigi setelah makan makanan manis justru dapat merusak gigi kamu.

menggosok gigi setelah makan manisan pixabay
Sumber Foto : Pixabay

Gula dan asam yang terkandung dalam makanan – makanan manis mulai bereaksi beberapa menit setelah berada dalam rongga mulut.

Tidak semua jenis pemanis berdampak sama terhadap kondisi gigi kamu. Pemanis seperti sukrosa mampu merusak kondisi gigimu lebih cepat dari jenis pemanis lainnya. Sukrosa bereaksi dan menempel kedalam air liurmu dan menjaring berbagai macam jenis bakteri disaat kamu memakannya.

Jika kamu memutuskan untuk segera menggosok gigi setelah memakan manisan yang mengandung sukrosa, kandungan senyawa kimia di pasta gigi akan bersenyawa membentuk gabungan antara molekul protein dan karbohidrat.

Molekul ini dikenal sebagai glycoproteins. Glycoproteins sangat mudah untuk menempel di lapisan terluar gigi dimana dalam jangka waktu tertentu menjadi asal muasal plak yang muncul di gigi.

Bakteri – bakteri jahat pun menyegerakan diri untuk menempel di glycoproteins. Streptococcus adalah bakteri yang paling mengancam kesehatan gigimu. Streptococcus dikenal sebagai penyebab utama timbulnya lubang pada gigi.

Walau Streptococcus muncul secara alami, bakteri tersebut sangat peka terhadap sukrosa. Jika dibiarkan begitu saja, Streptococcus akan mengalami proses yang bernama glycolysis, yang nantinya menghasilkan asam laktida. Asam laktida melelehkan lapisan enamel yang ada di gigimu dan mengeruk kalsium fosfat yang tersembunyi dibalik enamel. Akibatnya gigi pun menjadi berlubang.

Kapan Saya Bisa Menggosok Gigi Setelah Makan Makanan Manis ?

Memang benar jika kamu langsung menggosok gigi setelah memakan permen atau coklat, resiko menempelnya bakteri – bakteri dan menyebabkan plak pada gigi meningkat. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggosok gigi setelah menghabiskan manisan favoritmu.

Menggosok gigi berfungsi untuk membersihkan gigi dan gusi dari gula dan bakteri – bakteri jahat yang berpotensi memproduksi asam – asam seperti laktida yang bisa membusukkan gigimu.

Jika kamu menghilangkan sebagian besar gula yang menempel pada gigimu setelah mengonsumsi makanan dan atau minuman manis, kamu mencegah timbulnya lubang pada gigimu.

menggosok gigi setelah makan pixabay
Sumber Foto : Pixabay

Para dokter gigi menyarankan anda untuk menggosok gigi dua atau tingga menit pasca makan makanan manis untuk menghilangkan plak dan kotoran – kotoran yang masih menempel di lapisan terluar dan di sela – sela gigi kamu.

Menggosok gigi sendiri hanyalah awal dari proses perawatan gigimu. Kamu juga disarankan untuk membersihkan rongga mulutmu dengan cara berkumur – kumur dengan air atau mouthwash.

Jangan lupa untuk sikat gigi setidaknya dua kali sehari agar tidak banyak kotoran yang menempel di lapisan enemel gigimu.

Membersihkan gigimu dengan dental floss adalah cara terbaik untuk menyingkirkan semua gula, plak, bakteri dan kotoran – kotoran lainnya yang sering menempel di sela sela gigi dan gusi terutama dibagian belakang rongga mulut dimana plak dan karang gigi sering muncul.

Jika kamu sedang berada diluar ruangan dan tidak membawa sikat gigi, dua metode terbaik untuk membersihkan gigimu dari sisa – sisa gula, plak gigi dan bakteri adalah dengan berkumur – kumur menggunakan air dan membersihkan sela – sela gigi menggunakan dental floss.

Kamu juga bisa membersihkan gigi dengan cara mampir ke kamar kecil terdekat yang memiliki cermin dan pancuran air. Cukup kumur – kumur sebanyak 2 kali untuk membersihkan sebagian besar plak dan kuman yang bersarang di rongga mulutmu.

Jadi tidak perlu untuk menggosok gigi setelah makan untuk menjaga kesehatan gigi dan rongga mulutmu.

Selain Tidak Menggosok Gigi Setelah Makan, Cari Juga Alternatif Lain Untuk Memenuhi Kebutuhanmu Akan Makanan Manis

Makanan dan Minuman berperisa manis memang menggoda selera. Faktanya, sangat susah untuk menghilangkan kebiasaan memakan makanan manis. Namun seiring dengan kesadaran konsumen dan perkembangan teknik pengolahan makanan, ada alternatif lain untuk memenuhi hasrat kita akan makanan manis tanpa mengancam keselamatan gigi kita.

Disupermarket atau toko – toko grosir sudah banyak dijual makanan ringan dan minuman yang rendah akan kalori dan gula. Jika kamu tidak mampu sepenuhnya berhenti mengonsumsi makanan dan minuman manis, batasilah jumlah asupan gulamu dan cari panganan alternatif yang baik untuk gigimu.

Jika kamu adalah seorang penggemar kopi, dan wajib menggunakan gula kedalam kopimu, mulailah kurangi takaran gulamu hingga seperempat jumlah takaran awal.

Lakukanlah hal ini setiap hari selama 1 hingga 2 minggu kemudian jika sudah terbiasa dengan kebiasaan barumu kurangi lagi takaran gula dalam kopimu hingga mencapai seperempat takaran awal.

Lama kelamaan kamu akan terbiasa menikmati kopimu hingga tidak berisi gula sedikitpun. Memang kedengarannya proses diatas sedikit menyiksa terutama jika kamu penggemar kopi berat.

menggosok gigi setelah minum kopi Stokpic
Sumber : Stokpic

Namun coba pikirkan manfaat jangka panjang yang kamu dapatkan, tidak hanya kamu menjaga dan memperbaiki kondisi gigi dan gusimu, tubuhmu pun akan terhindar dari gangguan – gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh konsumsi gula berlebih.

Dengan mengurangi jumlah gula yang kamu konsumsi, maka berangsur – angsur kondisi gigi dan gusimu akan membaik dan tubuhmu akan menjadi lebih fit. Jika beruntung, mungkin berat badanmu akan berkurang!

Enak bukan? Selain senyumnyu semakin manis, penampilanmu pun akan semakin menarik karena celana keren yang dulu sempit kini bisa kamu kenakan kembali! Yaaay!

Gigimu berhak untuk bertahan sepanjang hidupmu, lindungi mereka sebaik – baiknya dengan rajin menggosok gigi, berkumur serta membersihkan sela – sela gigi dengan dental floss.

Jika kamu mempunyai rezeki lebih, tidak ada salahnya menyisihkan sebagian uangmu untuk mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan rutin untuk mendapatkan diagnosa akurat akan kondisi gigi, gusi dan rongga mulutmu.

Selagi berada diruang praktik dokter gigi, mintalah dokter gigi favoritmu untuk membersihkan gigimu dan mengecek apakah ada karang gigi atau tanda – tanda gigi berlubang.

Oh ya tidak hanya makanan manis saja yang berbahaya untuk kesehatan gigi kamu. Makanan cepat saji pun beresiko membawa dampak negatif untuk kesehatan gigimu.

Selain merusak gigi, makanan cepat saji juga membawa berbagai macam gangguan kesehatan lainnya lho…

Cari tahu gangguan – gangguan kesehatan apa saja yang bisa ditimbulkan akibat mengonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan di artikel dibawah ini!

8 Penyakit Akibat Mengonsumsi Makanan Cepat Saji Berlebihan

You might also like More from author

Comments