Fakta Ilmiah dibalik Jet Lag: 5 Fakta Mengejutkan

1.072

5 Fakta Ilmiah dibalik Jet Lag

Mengalami jet lag sesaat setelah tiba ditempat tujuan berlibur tentu sangat menyebalkan.

Apakah anda pernah merasa ngantuk pada siang hari atau terbangun pada tengah malam saat berlibur ditempat yang cukup jauh? Bisa jadi “jam” biologis anda tidak sinkron dengan jam yang ditangan anda.

Didalam otak kita terdapat bagian yang bernama suprachiasmatic nucleus. Suprachiasmatic nucleus mengatur kemampuan tubuh untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan alias circadian rhytm. Circadian Rhytm merespon reaksi tubuh terhadao rangsangan eksternal seperti cahaya matahari untuk menyesuaikan tubuh dengan lingkungan sekitar.

Nah itu tadi penjelasan singkat mengenai penyebab jet lag. Penelitian terbaru pun menemukan hal menarik dan aneh seputar fenomena jet lag. Apa saja fenomena tersebut? simak 5 fakta ilmiah dibalik jet lag berikut ini :

Fakta ilmiah dibalik jet lag pertama : Jet lag lebih parah terjadi jika anda berpergian ke timur.

Fakta Ilmiah dibalik Jet Lag
Foto : Shutterstock

Apakah Anda yang sering berpergian jauh (terutama yang berprofesi sebagai pramugari) pernah merasakan bahwa jet lag tidak terlalu terasa saat berpergian ke arah barat ? Sebuah studi pada tahun 2016 menemukan bahwa otak kita lebih mudah beradaptasi saat kita berpergian ke arah barat dibandingkan ke arah timur.

Ini semua disebabkan oleh sel – sel yang mengatur “jam biologis” kita. Sel – sel tubuh ini tidak berfungsi mengikuti waktu 24 jam melainkan 24.5 jam

Dikarenakan sel – sel tersebut bekerja lebih lama, kita jadi lebih mudah berpergian ke daerah yang zona waktunya dibelakang kita (Alias berpergian ke arah barat)..Sehingga berpergian ke arah timur yang notabene zona waktunya ada didepan daerah asal kita membuat sel – sel tersebut lebih susah beradaptasi.

Fakta ilmiah dibalik jet lag kedua : Seberapa lamakah tubuh kita pulih dari jet lag ?

Berapa Lama Pulih Dari Jet Lag
Foto : Shutterstock

Menurut saran yang sering diucapkan orang – orang, Anda membutuhkan waktu 1 hari untuk pulih dari jet lag setiap satu zona waktu yang anda lewati. Itu berarti jika anda berpergian dari bandara Soekarno Hatta menuju Heathrow London yang berjarak sekitar 7 zona waktu, anda membutuhkan waktu istirahat selama seminggu.

Tidak mungkin kan menyia-nyiakan waktu liburan seminggu hanya untuk beristirahat menghilangkan jet lag saja?

Studi sebelumnya juga menemukan bahwa Anda membutuhkan waktu kurang dari satu hari per zona waktu untuk menyesuaikan diri dengan jet lag.

Ketika anda berpergian kearah barat, dibutuhkan sekitar 3 hari untuk pulih dari jet lag jika anda melalui 4 zona waktu. Kurang dari 8 hari jika anda melewati kurang dari 9 zona waktu dan sekitar 9 hari jika anda melewati 12 zona waktu.

Sebaliknya jika anda berpergian kearah barat, dibutuhkan sekitar 4 hari untuk pulih dari jet lag jika anda melalui 3 zona waktu. Sekitar 12 hari untuk pulih dari perjalanan melewati 9 zona waktu dan sekitar 10 hari jika anda melewati 12 zona waktu.

Fakta ilmiah dibalik jet lag ketiga : Peneliti menggunakan cara aneh untuk mempercepat seseorang pulih dari jet lag.

Peneliti menggunakan cara aneh untuk mempercepat seseorang pulih dari jet lag.
Foto : Masiov Dimitry / Shutterstock

Pada sebuah studi pada April 2017 yang dilansir oleh The Journal of Psychology, mencontohkan bahwa sel yang terdapat dimata seekor tikus menghasilkan sebuah molekul bernama vasopressin yang mampu mempercepat kemampuan seseorang untuk pulih dari jet lag.

Walau masih dibutuhkan lebih banyak penelitian dan percobaan terhadap efek vasopressin terhadap tubuh manusia. Penemuan ini memungkinkan untuk peneliti nantinya menciptakan obat tetes mata berbahan vasopressin untuk meredakan efek dari jet lag.

Dan pada sebuah studi yang dilansir oleh The Cell Metabolism Journal pada bulan Oktober 2016, peneliti melaporkan bahwa tingkat kandungan oksigen dalam udara mampu mempengaruhi kemampuan seekor tikus menyesuaikan “jam” biologisnya.

Fakta ilmiah dibalik jet lag keempat : Jet lag tidak hanya terjadi karena berpergian.

Jet lag tidak hanya terjadi karena berpergian.
Shutterstock East Images

Peneliti mengatakan bahwa jet lag tidak hanya terjadi akibat berpergian jauh, namun bisa terjadi walau anda hanya berdiam diri dirumah.

Fenomena ini disebut juga sebagai “Social Jet Lag”. Social jet lag sering terjadi terhadap orang yang memiliki jadwal tidur yang berbeda pada hari kerja dan diakhir pekan.

Social jet lag sendiri dianggap membawa resiko kesehatan bagi penderitanya. Pada sebuah study tahun 2015 yang dilansir International Journal of Obesity menuliskan bahwa mereka yang memiliki perbedaan drastis terhadap jadwal tidur dihari biasa dan akhir pekan memiliki masalah pada metabolisme mereka. Gangguan ini tidak terlalu terlihat kepada mereka yang jadwal tidurnya tidak berbeda dihari biasa dan akhir pekan.

Fakta ilmiah dibalik jet lag kelima : Waktu makan anda berpengaruh terhadap jam biologis anda.

Waktu makan anda berpengaruh terhadap jam biologis anda.
Foto : Chaonitma Chaonarya / Shutterstock

Jet lag tidak hanya mengganggu jadwal tidur anda, namun juga memiliki efek kecil terhadap bagaimana tubuh anda berfungsi. J917et lag bisa menyebabkan sel – sel tubuh yang mengatur jam biologis kita tidak sinkron dengan fungsi organ tubuh kita.

Salah satu fungsi tubuh yang terganggu akibat jet lag adalah kemampuan tubuh untuk mengatur tingkat gula darah. Bagaimana tubuh merespon makanan yang kita konsumsi ternyata bervariasi tergantung kapan kita mengonsumsinya.

Contohnya, makan malam ternyata meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh lebih pesat dibandingkan saat kita makan siang.

Sebuah studi menemukan bahwa dengan menggeser waktu makan seseorang, maka reaksi tubuh terhadap kadar gula yang ada didalam tubuh pun akan berubah.

Penemuan ini menyarankan bahwa dengan mengubah jadwal makan, anda bisa lebih cepat beradaptasi dengan zona waktu yang baru atau jadwal kerja jika anda mendapatkan shift malam.

Itulah kelima fakta ilmiah dibalik jet lag. Semoga dengan mengetahui kelima fakta diatas anda menjadi lebih cermat dalam memulihkan diri dari jet lag. Semakin cepat anda pulih dari jet lag, semakin cepat pula anda bisa menikmati liburan atau perjalanan anda.

Karena sehat dan bahagia adalah pilihan, simak terus artikel selanjutnya dari Diary Sehat ya!

You might also like More from author

Comments